Top Menu

New Topics

Cara Menikmati Indahnya Marapi

Maret 18, 2018
Jika sebelumnya saya cerita tentang perjalanan saya waktu mendaki Gunung Marapi dengan segala drama yang terjadi. Kali ini saya akan berbagi hal-hal yang bisa kamu lakukan di Gunung Marapi. Sekadar info, Gunung Marapi adalah salah satu gunung aktif di Sumatra Barat. Menjadi salah satu gunung yang paling sering didaki orang. Belum lengkap rasanya jika kamu belum mendaki gunung ini jika kamu berkunjung ke Sumatra Barat.



Oke. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan di sini, berikut saya rangkum untuk kamu :

Melihat Perkebunan Warga

Disepanjang perjalanan menuju Posko 2, kamu bakalan disajikan pemandangan kebun-kebun warga yang luas dengan beragam yang ditanam. Kebanyakan yang ditanam adalah sayuran. Jika beruntung kamu bisa melihat warga yang sedang panen dan mungkin saja kamu dikasih gratis.

Menikmati Air Segar Asli Pegunungan

Penasaran dengan air yang ada manis-manisnya gitu ? kamu bisa mencobanya di Gunung Marapi loh ! Mata airnya ada di dekat Posko 2, kamu tinggal ngambil di kran yang udah disediakan di sana. Nggak cuman ada manis-manisnya gitu, air asli pegunungan ini dingin dan menyegarkan. Dan tentu saja sehat.

Ketemu Ayam Hutan

Jika kamu beruntung (walaupun jarang), kamu bisa ketemu Ayam Hutan di sepanjang perjalanan. Biasanya Ayam ini bakalan mendekat kalo kamu makan di dalam hutan. Tapi, kalo udah ketemu jangan di tangkap ya !

Ketemu Babi Hutan

Mungkin ini bagian sial jika kamu sampai ketemu yang seperti ini. Saya waktu pertama kali mendaki pernah ketemu, untungnya Babi Hutan ini langsung kabur ketika melihat wajah lapar kami. Salah kami juga sih waktu itu mendaki dalam hutan udah sore. Kalo kamu nggak mau ketemu si-ini saya saranin jangan mendaki sore-sore.

Nyantai-nyantai di Taman Edelweis

Ini salah satu keistimewaan Gunung Marapi, ada Taman Edelweis, itu bungan abadi, yang masih terawat dan luas banget. Percayalah nyantai-nyantai di sini tu nggak ada duanya. Tapi, ingat jangan sampai metik bunganya. Oke!

Makan gorengan

Makan gorengan di puncak gunung ? Mungkin kamu nggak percaya, tapi di Gunung Marapi ada warung yang jualan gorengan dan makanan-makanan. Hahaha.. walaupun harganya sedikit lebih mahal tapi kamu harus cobain deh. Sensasinya jauh beda ketimbang makan gorengan di tempat biasa. Selain itu kamu juga bisa makan mie atau beli minuman. Saya pernah beli Extra Joss di sana tapi pake air hangat . haha, kebayang rasanya ?

😎

Itu lah hal-hal yang bisa kamu lakukan kalo kamu mendaki Gunung Marapi. Itu hanya sebagian  kecil dari pengalaman yang bisa kamu dapatkan ketika mendaki. Masih ada banyak hal-hal menakjubkan ainnya yang nggak bakalan bisa kamu lupakan selama hidupmu.

Silahkan alami sendiri dan saya tunggu ceritanya.

Lulus SNMPTN ? Kenapa Tidak !

Januari 25, 2018
Semester genap memang menjadi periode “spesial” bagi siswa SMA/sederajat. Periode inilah yang—biasanya—akan menentukan langkah hidup teman-teman kedepannya. Bagaimana cara teman-teman menghadapai periode ini, apakah berkualitas atau tidak, dengan nilai yang memuaskan atau tidak. 

Beragam ujian akan segera datang bertubi-tubi. Teman-teman yang benar-benar ingin serius dan mencapai hasil maksimal pasti akan disibukkan dengan belajar-belajar-belajar. Apalagi bagi teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Untuk menghadapi itu, teman-teman tentu memiliki strategi dan cara sendiri. Saya tidak akan membahas bagaimana melalui itu semua dan sukses karena nilai saya nggak bagus-bagus juga sih ! Tapi, satu hal yang ingin saya tekankan adalah teman-teman—selagi bisa—harus lanjut ke perguruan tinggi.
Sumber : khswigwam.com

Saya tidak menganggap rendah orang yang berani untuk tidak melanjutkan pendidikannya, malahan saya sangat kagum karena mereka sebegitu kuat dan tangguhnya “berhadapan” dengan orang-orang yang mungkin saja sudah bertitel sarjana dan keahlian-keahlian lainnya. Saya sadar bahwa jika saya tidak melanjutkan pendidikan saya saat itu saya tidak akan mampu bersaing.

Sebagai lulusan SMK saya tentu menghadapi banyak tantangan untuk masuk perguruan tinggi dibandingkan lulusan SMA. Lulusan SMK memang disiapkan untuk terjun di lapangan kerja dan sangat sedikit yang diterima di perguruan tinggi. Tapi, saya masih ingin melanjutkan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi, selagi saya masih muda, pikir saya waktu itu. Dan alhamdulillah sekarang saya kuliah di Universitas Negeri Padang.

Banyak “pintu” yang bisa teman-teman manfaatkan untuk masuk ke perguruan tinggi favorit teman-teman, salah satunya adalah SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional). Alhamdulillah saya lulusnya di sini.

Salah satu kelebihan SNMPTN adalah kita tidak harus ikut tes tertulis supaya diterima di perguruan tinggi tujuan. Saya bersyukur sekali sih bisa lulus lewat SNMPTN karena kalo saya ikut tes tertulis saya yakin nggak bakalan lulus. Haha. Jadi, SNMPTN ini harus teman-teman manfaatkan betul jika teman-teman tidak ingin repot ikut tes tertulis nantinya.

Oke, semua tips ini berdasarkan pengalaman saya pribadi, bisa saja semua yang saya lakukan dulu tidak berhasil jika teman-teman ikuti ataupun berbeda dengan kenalan teman-teman yang juga lulus SNMPTN. Tapi, setidaknya saya sudah berbagi.

[JUJUR dan AKTIF]

Ya. Agar jalan teman-teman mulus dan berkah kejujuran memang penting sekali. Apa gunanya jika nilai yang terinput adalah kebohongan belaka. Lagi pula nantinya bakalan diverifikasi lagi dan ingat Allah Maha Melihat. Teman-teman juga perlu aktif dan mengetahui info-info terbaru tentang SNMPTN, jangan hanya mengandalkan petugas yang ditunjuk sekolah, seharusnya teman-temanlah yang lebih mengetahui seluk-beluk SNMPTN ; mulai dari info, tata cara, hingga menggunakan websitenya.

Orang-orang mungkin berkata, “Untuk lulus SNMPTN semua nilai harus naik terus tiap-tiap semester”. Ya memang ada benarnya, tapi saya rasa porsinya tidak terlalu besar. Banyak kok orang yang nilainya nggak naik terus tapi lulus SNMPTN. Kuncinya : pastikan aja nilai teman-teman tidak terlalu anjlok. Jadi jangan minder dulu kalo mendengar nilai harus naik terus. Bagaimana jika nilai teman-teman agak anjlok ?

[UPLOAD SERTIFIKAT SEBANYAK-BANYAKNYA]

Ini sebenarnya kunci yang sangat berpengaruh. Ingat kalo yang menentukan lulus atau tidaknya teman-teman itu adalah kemampuan teman-teman sendiri, dan kemampuan teman-teman bisa dilihat dari seberapa banyak prestasi yang teman-teman hasilkan selama ini. Teman-teman akan sangat dihargai jika memiliki banyak prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam penghargaan yang teman-teman miliki. 

Jangan pernah sia-siakan ini, sayang sekali jika teman-teman punya banyak sertifikat tapi nggak di-upload lantaran tidak tahu caranya. Bertolak dari pengalaman saya, kalo hanya mengandalkan nilai mungkin banyak teman saya yang nilainya lebih tinggi dibandingkan saya. Tetapi, saya punya “kunci khusus” yang membuat jalan saya jadi mulus yaitu sertifikat nasional yang saya punya. Bayangkan jika saya yang hanya punya satu sertifikat bisa lulus, maka teman-teman yang punya lebih tentu insya Allah juga akan lulus.

[TENTUKAN PERGURUAN TINGGI DAN PROGRAM STUDI YANG DITUJU]

Hal yang paling berpengaruh dalam kegagalan siswa lulus dalam SNMPTN adalah salah memilih perguruan tinggi dan program studi yang dituju. Ada tipe-tipe siswa dalam menentukan pilihan ini :

Pertama, mereka yang milihnya asal-asalan. Biasanya siswa seperti ini adalah siswa yang setengah hati ingin melanjutkan pendidikannya. Mungkin hanya karena desakan orang tua atau hatinya terbagi untuk kerja dan setengahnya lagi untuk kuliah atau mungkin bagian lain hatinya memutuskan istirahat sejenak dari pendidikan. Lantaran keadaan seperti itu, siswa seperti ini memilih perguruan tinggi yang asal-asalan tanpa melihat dan memikirkan pilihannya tersebut.

Kedua, ngikut teman. Tipe seperti ini tentu akan sangat banyak teman-teman temui, mungkin saja itu adalah teman-teman. Siswa ini akan kuliah jika teman dekatnya juga kuliah, dia akan memilih perguruan tinggi dan program studi yang sama dengan apa yang dipilih teman dekatnya. Bukan hanya karena ngikut teman sih ! mungkin juga alasannya adalah ngikut gebetan atau pacar. Sebenanya tipe ini nggak ada salahnya, yang salah jika ngikut teman tetapi tidak melihat “bekal” kita untuk ngikutin teman itu.

Ketiga adalah siswa yang bertarget. Ini adalah tipe yang memiliki keseriusan yang tinggi untuk melanjutkan pendidikannya. Dia adalah siswa yang sudah menyiapkan jauh-jauh hari kemana perguruan tinggi yang dituju dan program studi apa yang diingin. Bukan hanya target, “bekal” pun sudah disiapkan sedemikian rupa. Dan dia serius dan bersemangat untuk mewujudkan targetnya tersebut. Insya Allah, siswa seperti ini adalah siswa yang akan lulus karena rizky nggak akan kemana saat kita terus berjuang. 

Dari ketiga tipe itu, semoga teman-teman adalah tipe yang ketiga. Selain itu, dalam memilih perguruan tinggi dan program studi, sebaiknya teman-teman harus melakukan riset bagaimana keadaan dan suasana belajar di kampus tujuan. Jangan terjebak dengan opini orang lain yang kadangkala tidak benar dan berlebih-lebihan. Yakin saja dengan apa yang teman-teman percayai. Toh, yang akan menjalani itu adalah teman-teman. 

Perguruan Tinggi dan program studi yang akan menerima teman-teman juga bergantung dari “bekal” yang teman-teman bawa. Jadi, jangan pernah bermimpi untuk memilih perguruan tinggi nge-top sementara “bekal” teman-teman nggak cukup. Bermimpi tentu boleh tetapi mimpi belum tentu akan kenyataan loh ! Semua perguruan tinggi itu bagus kok. Semuanya tergantung dari kebutuhan teman-teman. Coba renungkan, perguruan tinggi A adalah perguruan tinggi yang nge-top di provinsi teman-teman tetapi program studi yang teman-teman pilih di perguruan tinggi A hanya berakreditasi C, sementara perguruan tinggi B yang masih di bawah perguruan tinggi memiliki program studi yang sama dengan akreditasi A, mana yang akan teman-teman pilih ? 

🌕

Begitulah saya dulu waktu mengikuti SNMPTN walaupun cukup beresiko karena program studi yang saya pilih tidak ada kaitannya sama sekali dari background saya. Tetapi saya yakin dan pertimbangan saya sudah bulat dan akhirnya bisa lulus. 


Langkah yang akan teman-teman hadapi tentu akan panjang dan sulit tetapi semua itu akan terbayarkan dengan hasil manis yang bisa teman-teman dapatkan. Selamat berjuang^^Rifaldo

Asus Zenfone 3 Max : Smartphone Yang Nggak Mau Mati, Beneran ?

Januari 05, 2018
Walaupun sudah berakhir, 2017 mungkin menjadi tahun yang menyenangkan bagi kalangan pencinta gadget karena benar-benar dimanjakan oleh berbagai macam smartphone baru yang nggak main-main. Semua brand seolah “bertarung” dengan produk unggulannya masing-masing. 

Sebelum kita sama-sama menunggu gebrakan baru di tahun 2018 ini, saya akan mengenalkan salah satu produk terbaik—di kelasnya—yang mungkin bisa teman-teman jadikan pilihan untuk mengganti smartphone. Mungkin sudah bosan atau pengen nambah. 😃



Asus Zenfone 3 Max : Hadir dengan MediaTek 6737, Mali T720 dan RAM sebesar 2 GB dan ROM 16 GB memberikan pengalaman “ngebut” yang mumpuni mengingat dengan spesifikasi yang sama pada smartphone sekelas, malah bikin lelet. Selain itu, Asus Zenfone 3 Max sudah hadir dengan sistem operasi Android Marshmallow.

#DESAIN

Ngomong-ngomong soal desain udah nggak perlu diragukan lagi. Asus selalu berinovasi dengan menghadirkan smartphone- smartphone yang “cantik”. Ada tiga warna yang bisa teman-teman pilih : Sand Gold, Titanium Gray, dan Glacier Silver.
Warna Cantik Asus Zenfone 3 Max

Pada bagian belakang, Asus Zenfone 3 Max menggunakan bahan “Sandblasted Alluminium Allyo” yang terlihat mewah. Dengan bahan ini, Asus Zenfone 3 Max nyaman digenggam karena nggak selicin bahan kaca. Apalagi, ada garis horizontal pada bagian bawah dan atasnya yang berkilau. Juga dilengkapi lampu LED Flash, kamera, pemindai sidik jari dan speaker.

Bagian kanan yang tipis, dilengkapi dengan tombol volume dan power. Sedangkan bagian kirinya terdapat slot kartu SIM Hybrid. Berbeda dengan Zenfone 3—kakaknya—yang dua kartunya bisa di-setting 3G sekaligus, SIM 1 pada Asus Zenfone 3 Max sudah mendukung 4G namun pada SIM 2 hanya bisa digunakan di jaringan 2G. Mungkin ini agak merepotkan jika kita butuh kedua SIM dalam jaringan yang kuat.


Bagian atas ada audio jack dan bagian bawah ada micro USB dan microphone.

Yang paling saya suka pada bagian depan ada tiga tombol utama yang langsung di dalam layar yang bikin Asus Zenfone 3 Max jadi berkesan mewah.  Menggunakan kaca 2,5 D dengan bagian pinggir yang melengkung, jadi lebih enak dipegang.


#LAYAR

Asus Zenfone 3 Max dibalut dengan layar 5,2 inch beresolusi 720P. Ini agak disayangkan karena pada Zenfone 3 resolusinya udah 1080P, walaupun kualitas 720 P cukup bagus sih.


#BATERAI

Karena merupakan varian Asus Zenfone Max, Asus Zenfone 3 Max  ditanami baterai 4100 mAh yang tahan  seharian lebih (nggak sampai dua hari) untuk pemakain non-stop dengan cukup memakan 2—3 jam untuk nge-charge.


Asus Zenfone 3 Max  juga mempunyai mode powerbank yang bisa nge­-charge smartphone lain. Ada dua mode :
   1.    OTG Mode : daya yang diberikan ½  Ampere.
   2.    Reverse Charging : daya yang diberikan hingga 1 ½ Ampere.

#KAMERA

Asus Zenfone 3 Max  dilengkapi dengan dua kamera. Kamera belakang dengan 13 Mp dan depan 5 Mp. Hasil photo dengan kamera belakang cukup baik walaupun detail gambarnya agak kurang bagus. Kamera depannya juga gitu. 

Asus Zenfone 3 Max  dilengkapi dengan LED Notifikasi dan pemindai sidik jari. Nggak istimewa banget sih tapi kalau melihat harganya yang segitu udah pas lah. Untuk beberapa kekurangan nggak terlalu banyak, sayangnya hanya pada pemilihan jaringan dan speaker-nya yang masih di belakang jadi keganggu jika hidupin audio ketika layarnya ke atas : suaranya jadi ketahan dan takutnya speaker bisa rusak. Untuk performa cukup baik, bisa dipake untuk mainin game 3D yang lumayan berat (tetapi memang harus siap-siap panas).

Asus Zenfone 3 Max  pas banget buat teman-teman yang pengin smartphone mewah dengan harga yang menengah. Apalagi dengan baterai yang tahan lama dan juga bisa jadi powerbank sekaligus. Untuk harga resmi, Asus Zenfone 3 Max bisa teman-teman dapatkan dengan harga Rp. 2.199.000 untuk ROM 16GB dan Rp. 2.399.000 untuk ROM 32GB. Teman-teman bisa dapatkan diskon jika beli di toko-toko online atau promo-promo tertentu. Selamat bermanja dengan Asus Zenfone 3 Max ! 😍


Gambar dari : www.asus.com

Tags : Asus Zenfone 3 Max , review zenfone 3 max zc520tl


Nostalgia Dengan Gunung Marapi

Januari 02, 2018
Nostalgia. Mungkin itu yang sekarang saya rasakan. Mengotak-atik folder di laptop dan ternyata ketemu photo-photo jaman lalu, waktu itu mengisi liburan dengan menikmati alam ciptaan Allah. Folder itu saya beri nama “Marapi Part 2 = 24 Juli 16”. Yap, sudah dua kali saya menanjak ke gunung aktif di Sumatra Barat ini.

 
Kalo udah bicara tentang gunung, sebenarnya saya nggak terlalu oke-oke banget soal beginian. Tetapi, saya rasa memang ini selain mengisi liburan dan berolahraga namun juga ajang mempererat pertemanan kami. Kekompakan dikala mendaki dari bawah hingga masang tenda diuji banget. Apalagi waktu itu kami mendaki sore dan sampai dipuncak tengah malam.


Baik, saya mulai aja. Saya membaginya dengan tiga fase : Gerbang ,  Hutan , Puncak.

# Gerbang


Sebenarnya kami nggak punya persiapan khusus mau mendaki hari itu. Berawal dari ngobrol-ngobrol receh entah kenapa besoknya langsung pergi mendaki dan tanpa persiapan yang matang. Hahaha. Benar-benar nekat. 

Kami mulai di Batipuh, tempat saya sekolah dulu, sekitar 5 km dari posko 1 pendakian. Sore hari kami berkumpul, semuanya ada 10 orang. Ingat, kami mendaki cuman modal nekat. Uang yang kami kumpulkan lebih kurang 400.000 untuk 10 orang. 

Naik bis ke pasar Koto Baru. Pasar ini memang pemberhentian pertama para pendaki kalo mulainya lewat posko Koto Baru. Tenang, pasarnya di tepi jalan kok. Untuk kalian para pendaki nekat seperti kami bisa menyewa semua perlengkapan mendaki di pasar ini ; tenda, kompor, dan lainnya. Pun juga bisa membeli keperluan kalian ; shall, scraf, dirigen buat minum atau sekadar nyemil-nyemil dulu sebelum pergi ke posko 1 mungkin. Semuanya lengkap. Yang nggak ada cuman pengisi hati #weleh

Waktu itu kami menyewa dua tenda ; isi 6 orang satu lagi isi 3 orang. Satu tenda kalo nggak salah 40.000 untuk satu hari. Terus beli permen dan roti-rotian. Oh ya, nggak kelupaan indomie (penyelamat semua manusia). Nasi udah kami bawa sih dari rumah.
 
Cuman itu? Iya, cuman itu doang.

Dari pasar Koto Baru, kami berjalan menuju Posko 1 yang kira-kira jaraknya 2 km. Udaranya udah sejuk banget dan lagian kita bakalan lewat perkebunan warga jadi capeknya nggak terasa amat lah. Kalo kalian mau jalan kaki nggak usah khawatir bakalan capek.

Perjalan kalo tanpa drama nggak asyique. 

Posko 1 itu tempat pendaki daftarin nama (bahasa alusnya ; izin mendaki) dan membayar uang “keamanan” sebesar 20.000 per kepala. Selain itu juga ditanya nomor hp dan berapa lama mendaki, jadi kalo belum turun-turun selama waktu yang disebutin tadinya, orang-orang ini bakalan datang ke atas buat jemput kita. Gitu.

Karena kami modal nekat aja dan uang pas-pasan. Ada rencana kami nyelundup langsung ke atas tanpa lapor dulu ke Posko 1, nyelundupnya lewat perkebunan warga yang memang agak tersamarkan dari Posko 1. Tiga orang teman saya lebih dulu lewat kebun itu dan berhasil, saat kami, sisanya juga ngendap-ngendap mau lewat, kami malah disorakin dari Posko 1 dan sialnya pendaki lain juga banyak banget yang liatin. Malu bro, malu :v ketahuan banget kalo kami nggak punya duit. Alhasil, cuman satu orang yang berhasil lewat dan nggak bayar karena dua tadi ikut kami ke Posko 1.😢

Waktu itu udah jam 5 sorean, kabut daerah pegunungan udah turun dan kami baru mau mulai berjalan dari Posko 1 dengan sedikit drama yang super bikin malu.
 

# Hutan

Menuju Posko 2 disaat jam 5 sorean sih nggak ada masalah karena langit masih lumayan terang dan jalannya masih biasa aja, belum terlalu menantang. Disaat pendaki lain memutuskan untuk istirahat di sana dan memasang tenda mereka, kami memutuskan untuk lanjut karena tanggung aja kalo harus menunggu pagi dulu buat mulai mendaki, sementara target kami waktu itu adalah melihat sunrise dari puncak gunung.

Alhasil kami lanjut mendaki, menembus hutan hingga sampai di Mata Air Koncek (atau apalah) adzan maghrib berkumandang. Kami berhenti sejenak untuk mengisi persedian air kami dan menunggu adzan maghrib selesai. Langit udah gelap walaupun masih bisa melihat tanpa senter. Tapi, kalau suasananya lagi di dalam hutan lumayan juga sih ! ehem.😏

Masuk ke hutan dan nggak ada kelompok lain selain kami, hanya bermodal satu senter besar dan selebihnya make senter dari korek api gas yang harganya 2 ribuan. Benar-benar nekat. 10 orang dan jalan santai aja, prioritas kami waktu itu yang penting nyampe karena takutnya kalo cepat-cepat di hutan yang udah gelap terjadi hal-hal yang nggak bagus. Jadi kami jalan nyantai dan kalo ada yang capek berhenti dulu. Untuk memecah suasana kami sepakat untuk selalu bicara waktu perjalanan—haha, biar nggak seram-seram amat. 

Kian jauh berjalan, cahaya senter makin redup. Hanya beberapa buah senter yang bisa hidup. Hingga yang tersisa cuman dua, satu di depan satu lagi di belakang. Modal meraba-raba dan insting jalan mana yang ditempuh karena hari udah gelap banget. Untungnya ada teman saya yang udah hafal jalannya walaupun gelap-gelapan.

Di tengah perjalanan, kami bertemu dengan kelompok lain yang alhamdulillah punya senter. Dan mereka juga sepakat buat gabung sama kami. Akhirnya setelah perjalanan kurang lebih 6 jam kami sampai di tempat perkemahan yang disebut Cadas. Oh ya, sesudah Posko 2 udah nggak ada posko lainnya lagi walaupun di dalam hutan ada tempat-tempat buat kemah tapi jarang sih ada orang yang mau masang tenda di hutan karena cukup berbahaya. Mungkin yang sanggup cuman mereka yang bawa golok atau samurai dan segenggam cinta eh garam.

# Puncak

Eips, jangan bilang pas sampai di Cadas berarti udah sampai di puncak. Cadas cuman daerah yang udah gundul tempat kebanyakan pendaki masang tenda buat istirahat sebelum lanjut ke puncak. Cadas ini tempat paling rame karena rata-rata pendaki bakalan istirahat di sini.

Enaknya di Cadas ada warung yang jual minuman, gorengan dan makanan lainnya. Warung ini buka pas hari sabtu dan minggu atau hari-hari yang rame pendakinya (17 an atau tahun baru). Warung ini juga make genset jadi satu-satunya tenda yang pake lampu ya ini. Gunung Marapi emang spesial banget diantara gunung-gunung lain karena yang punya banyak uang bisa aman kalo masalah perut.👌

Setelah mencari-cari tempat, akhirnya kami dapat tempat buat masang tenda tapi tempatnya agak miring gitu. Ya udah tetap dipasang. Tenda berdiri dan kami akhirnya makan. Seadanya banget. Tapi habis juga mungkin karena udah lapperrr. 

Cadas : Tempat Berkemah

Menikmati istirahat di Cadas emang nggak ada duanya. Setelah capek-capekan mendaki di hutan akhirnya bisa sampai di Cadas yang pemandangannya keren banget pas malam hari. Kerlap-kerlip lampu di bawah terlihat jelas dan yang paling indah hamparan lampu Kota Bukittinggi yang terang banget. Lagipula, kita juga bisa main hp sekadar update status #jamannowbanget karena sinyal di sini lancar jaya. 

Setelah puas duduk lenyeh-lenyeh, nyanyi-nyanyi bareng, kami akhirnya tidur.

Subuh-subuh adalah waktu terbaik buat lanjutin perjalanan ke puncak. Masih ada satu jam lagi ke atas puncak, jalannya kali ini berliku-liku dan bebatuan, cukup terjal tetapi nggak berbahaya asalkan ngikutin jalan yang udah ada. Buat mempermudah perjalanan, barang-barang yang nggak perlu cukup ditinggalin di tenda aja.

Pendaki lain juga banyak pergi ke puncak pas subuh-subuh ini, mungkin nggak ada pendaki yang mau lewatin sunrise yang luar biasa cantik. Salah satu budaya pendaki di Minang adalah menyapa semua laki-laki dengan sebutan Pak, dan perempuan dengan sebutan Buk. Sapaan ini nggak mandang kecil atau besar, udah menjadi budaya kalau setiap berpapasan buat nyapa seperti itu, entah siapa yang mulai dan kapan. Tapi ini udah jadi aturan tak tertulis tersendiri.

Sunrise 🌞🌞

 
Di puncak tanahnya udah datar dan dekat dengan kawah yang masih aktif, kadang-kadang ngeluarin asap belerang. Biasanya di sini waktu 17-an para pendaki ngelakuin upacara. Tapi, ini masih belum puncak tertinggi (hahaaha, masih ada ding) 😅. Puncak tertinggi di Gunung Marapi adalah Puncak Merpati, kurang lebih 20 menit perjalanan dari tempat upacara. Dari sini teman-teman bisa lihat dengan jelas danau Singkarak yang luas itu. Juga sawah-sawah dan perbukitan yang hijau. Duduk-duduk sejenak di sini dan ini salah satu spot paling bagus buat photo-photo.
Pemandangan dari Puncak Merpati


Berjalan ke bawah dari Puncak Merpati adalah tempat yang paling saya suka. Di sana ada Taman Bungan Edelweis atau Bunga Abadi yang masih terawat bagus. Ini favorit saya karena indah banget bisa melihat hamparan bunga yang hanya ada di gunung ini loh. Spot photo yang sangat sayang kalo dilewatin. 
Taman Bunga Edeilweis

Bunga Edelweis

[TIPS-TIPS MENDAKI DI GUNUNG MARAPI, SUMATRA BARAT] :
1.    Beli dan cukupkan perlengkapan dan logistik di Pasar Koto Baru terlebih dahulu. Isi tenaga dengan beli makanan juga boleh. Pastikan obat-obatan cukup.
2.    Senter penting banget.
3.    Jika ingin menikmati sunset mulai mendaki jam 11 an. Biasanya perjalanan hingga sampai di Cadas 5-7   jam.
4.    Nggak usah terburu-buru. Santai aja bos, ngapain buru-buru, nikmatin tu perjalanan.
5.    Pastikan air terisi penuh dan cukup untuk semua kelompok.
6.    Bawa ranting-ranting dari bawah biar bisa bikin api unggun.
7.    Sapa semua pendaki.
8.    Berkemah di Cadas aja. Pemandangannya indah dan aman. Cari tempat yang datar.
9.    Subuh-subuh tancap gas ke puncak.
10.    Jangan mudah menyerah.
 
[JANGAN PERNAH LAKUKAN HAL INI] :
1.    Takabur.
2.    Sombong.
3.    Buang sampah sembarangan.
4.    Bicara kotor.
5.    Kelakuan kotor.
6.    Bakar-bakar sampah di hutan.
7.    Metik Bunga Edelweis.
Mendaki gunung memang jadi aktivitas yang menyenangkan buat ngisi waktu libur. Banyak pengalaman yang saya dapat, banyak kesenangan, susah bareng, capek bareng, dan senang bareng. Menikmati alam ciptaan Allah yang super indah salah satu cara agar kita selalu bersyukur sebagai hamba-Nya.

Teman-teman harus coba. Jangan tanya alasannya kenapa !
 

Pertanyaannya sekarang adalah : kapan kita mendaki bareng ? 

Tags : Keindahan gunung marapi sumbar , perjalanan gunung marapi sumbar , cadas gunung marapi , mendaki gunung


Ini Senjata Paling Ampuh Sebelum Kamu Belajar

Desember 27, 2017

Rasa bosan memang bisa datang tanpa diundang sekalipun. Kadang kala saat kita benar-benar sudah merasa yakin dan bersemangat untuk melakukan sesuatu, malah se-jam atau beberapa waktu kemudian tiba-tiba semangat yang berapi-api kian meredup dan bisa saja padam.

Bagi (sebagian) mahasiswa  seperti saya, tugas adalah pekerjaan yang beu-ji-bun­ buaanyaknya. Sampai-sampai ada mahasiswa yang bilang, “Tugas adalah makanan kita”.

Saya adalah tipe orang yang suka bosan jika belajar dalam waktu yang lama, kebiasaan buruk yang memang saya usahakan menghilangkannya. Tapi, apa daya tak hilang-hilang. Hehe. Maka, sebelum saya berkutat di “medan perang” dengan teori-teori ekonomi yang jadi bahan pelajaran saya, saya menyiapkan senjata-senjata ampuh bin mumpuni demi menghantam benteng pertahanan kebosanan saya. Senjata paling mumpuni itu adalah secangkir kopi. 


AADC : Ada Apa Dengan Coffe ?


Kopi itu menyehatkan
Kata orang tua kita, “Jangan minum kopi, nanti sakit”, omelan yang paling sering dilontarkan saat kita minum kopi. Ada benarnya memang, tapi banyak riset yang membuktikan bahwa minum kopi sesuai takaran cangkir yang pas, 3-4 cangkir sehari sangat bagus untuk kesehatan, terutama dalam mencegah penyakit liver. 
 
Meningkatkan konsentrasi
Minum kopi yang cukup dan pas juga bisa meningkatkan konsentrasi ke tingkat maksimal. Sangat membantu jika kita belajar sambil minum kopi, perhatian penuh dan konsentrasi kita akan terjaga dan tentu “benteng kebosanan” sedikit retak.



Kafein menghilangkan nyeri-nyeri
Jika kelamaan duduk dan menulis tentu badan kita diserang nyeri yang lumayan, apalagi di bagian leher karena tertunduk dalam waktu yang lama. Kafein yang ada dalam kopi ternyata bisa mengusir nyeri-nyeri di hati #eh di leher. Bikin nyaman dan Jelas Lebih Enak dong ! 😅

Ngomong-ngomong soal kopi. Saya lebih suka minum kopi sachet-an karena lebih praktis dan belinya tinggal jalan lima langkah dari rumah. Tinggal bikin air panas dan tuang isinya ke cangkit kopi kemudian siap jadi teman belajar : siapa sih yang nggak bisa ?

Banyak kopi-kopi sachet­-an yang ada di warung-warung, yang rata-rata sama secara fisik (paling tidak, bedanya nggak terlalu jauh) tetapi setelah diseduh ternyata ada yang PHP ada yang benar-benar enak. Fisik memang menipu. 

Tetapi, semenjak awal semester ini, akhirnya saya menemukan cita rasa kopi sejati dalam satu sachet kopi praktis. Tentu saja : Kopi Kapal Api.😍😍😍


KAPAL API : JELAS LEBIH ENAK


Organisasi Internasional Kopi mengatakan Indonesia adalah negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Apalagi masyarakat Indonesia sangat senang menghabiskan waktunya berlama-lama dengan secangkir kopi. Ada banyak perusahaan-perusahaan yang menghadirkan produk kopinya masing-masing. Dan, yang paling melekat dalam hati masyarakat (juga saya) adalah Kapal Api.

Kapal Api yang digawangi oleh PT Santos Jaya Abadi, terus konsisten menciptakan produk-produk kopi dengan Rasa Autentik sebagai The Best Indonesian Coffe Brand. Produk-produk yang dihasilkan bukan sekadar kopi sachet biasa, kopi produksi Kapal Api adalah kopi-kopi terbaik dengan bahan-bahan terbaik dan proses produksi yang perfect.


Kapal Api menggunakan kopi Arabika dan Robusta pilihan. Sistem produksi yang sesuai standar dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Serta sertifikasi ISO 9001:2008 dan ISO 22000:2005 dari Badan Sertifikasi Lloyd, bersertifikat Halal dari MUI dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOPM). Semua perpaduan tersebut yang menyebabkan kenikmatan aroma dan rasa yang JELAS LEBIH ENAK setiap kali kita meminumnya. 


KOPI-KOPI YANG BIKIN NGGAK NAHAN !

KAPAL API EASY DRIP : FLORES MANGGARAI – LUWAK – BRAZILLIAN
3 produk terbaik Kapal Api yang harus kamu coba

GO SHOP

 KAPAL API LUWAK BLEND BUBUK TIN 200G
Kapal Api Luwak Blend terbuat dari campuran kopi Arabika pilihan dengan kopi Luwak dari perkebunan kopi di Toraja. Kopi ini memiliki aroma khas kopi Luwak dan body yang mantap. Dikemas dalam kemasan kaleng untuk menjamin agar kopi tetap dalam kondisi terbaik.


GO SHOP

Tips : KOPI SACHET PUN JADI UENAK !

💧 PILIH KOPI SACHET KUALITAS TERBAIK
Kapal Api Special Kemasan Sachet dibuat dari kopi Arabika dan kopi Robusta pilihan terbaik merupakan pilihan yang tepat.

💧 LARUTKAN AIR DINGIN DULU
Aroma dan rasa yang dihasilkan akan lebih enak dengan melarutkan air dingin terlebih dahulu. 

💧 TAMBAHKAN AIR PANAS YANG FRESH
Panaskan air yang benar-benar baru. Jangan gunakan air termos

💧 PAKAI SUSU UHT
Susu UHT membuat hasil kopi yang creamy dan lebih legit

💧 SAJIKAN DALAM GELAS KERAMIK
Material keramik mampu mempertahankan kehangatan kopi lebih lama


Saya memang masih level ecek dalam dunia perkopian. Baru enam bulan belakang mulai menggandrungi kopi walaupun minum kopi bukan dari racikan sendiri,tetapi setidaknya saya mulai belajar. Apalagi dengan membaca pengalaman dari blogger-blogger kopi di internet ikut menambah sedikit-banyaknya pengetahuan saya tentang kopi.

Kian banyak produk-produk kopi di pasaran, tetapi bagi saya Kapal Api tetap dekat di hati dan jelas lebih enak. Kapal Api selalu setia menemani saya dalam belajar demi mencapai cita-cita. Meruntuh “benteng kebosanan” untuk terus semangat belajar dan belajar. #KapalApiPunyaCerita di setiap hidup seseorang, dan this is my story     ~~Achmad Rifaldo  


Sumber bacaan : https://waktunyakapalapi.com                 Sumber gambar : https://waktunyakapalapi.com dan https://www.freepik.com/


 
























































Menambah Ilmu Di #FlashBlog72RI Padang

Desember 18, 2017

04.30 hp saya berdering keras. Alarm hp membangunkan saya yang tidur pulas, padahal baru tidur jam 01.30. Entah kenapa malam itu saya tak bisa tidur cepat padahal besok ada acara penting yang harus dihadiri, pagi-pagi pula. Hp saya jadi penyelamat kali ini.


Sholat subuh kemudian mandi. Biarlah baru tidur 3 jam, acara ini nggak bisa dilewatin begitu aja. Sialnya, walaupun udah bangun pagi-pagi buta, jam 07 tepat saya baru pergi dari kosan. Entah kenapa, ada saja yang menghambat langkah saya untuk bergerak cepat pergi ke Grand Inna Muara Hotel, tempat berlangsungnya acara. 
Drama bisa terjadi di mana saja. Selang beberapa menit dari kosan, saya berhenti sejenak di SPBU dekat Pangeran Beach Hotel Padang lantaran ingin ngisi minyak. Apa yang terjadi? Antriannya panjang banget. Tempat ngisi pertalite nya cuman satu, motor dan mobil nyampur dan juga ada dua jalur pula. Antara nggak sabar nunggu lama karena takut telat tapi juga khawatir di tengah jalan motor mati karena kehabisan minyak. Yaudah! Ikut ngantri aja. 15 menit waktu saya terbuang sia-sia. 

Alhamdulillah. Saat ada usaha dan niat Allah akan buka jalan. Saya datang di Grand Inna Muara Hotel 5 menit sebelum acara dimulai sesuai jadwal, jam 07.55. Saya meng-WA Bang Ubay (Travel Blogger Minang) yang sudah berada di dalam. Saya menanyakan tempatnya ke Bang Ubay, "Masuk aja ke dalam." kata Bang Ubay. Eeeh, ketemunya kita di toilet. Hahaha.

Btw. Acara apa sih?

Saya dan kakak-kakak blogger di Sumatera Barat lainnya diundang Direktorat Kemitraan Komunikasi, Kominfo yang mengadakan acara FlashBlogging. Temanya "Teknik Menulis Kreatif dan Sudut Istana Menyapa Daerah". Katanya FlashBlogging ini ngak cuman diadain di Padang aja, di kota lainnya juga udah diselenggarakan. Di kota kamu ada nggak?

Teknik Menulis Kreatif oleh Budi Putra

Saya baru tahu ternyata Uda Budi Putra ini salah satu blogger terkenal dan angkatan awal pada tahun 2000-an yang mengenalkan blog ke Indonesia. Basic beliau memang seorang wartawan, dulu blog adalah salah satu hobi serius beliau selain menjadi wartawan sebagai profesi. Saya juga baru tahu kalau Uda Budi Putra ini adalah orang minang asli. Lahir dan besar di minang. #harus banyak cari tahu lagi tentang blogger minang

Uda Budi menjelaskan bahwa menulis kreatif itu adalah menulis secara ringan dan segar. Sebebas-bebasnya, tapi juga tidak mengesampingkan kualitas tulisan.  

Media akan selalu berubah, platform akan terus berganti. Tetapi sesuatu yang tidak akan pernah berubah : Content Is King.Tetaplah menulis.Budi Putra

Point paling penting menurutku dari materi yang Uda Budi Putra sampaikan. Semangat baru yang disebar Uda Budi Putra membuat saya pribadi kembali bergairah dan konsisten menulis di blog. Semoga terus berlanjut.

Selain Materi-Materi Hebat Juga Dapat Keluarga-Keluarga Hebat

Awalnya saya berpikir kalau di Sumatera Barat itu sedikit yang aktif ngeblog. Saya pernah searching di google : Blogger Minang. Hasilnya kalau nggak salah cuman blog Kak Maya Lestari Gf. Yang lain ada cuman nggak aktif. 

Tapi, pas datang di acara ini, pikiran saya salah besar loh. Ada 40-an lebih yang hadir kayaknya dan kata Bang Ubay, belum semua blogger Sumatera Barat yang bisa hadir. Semoga kapan-kapan ada acara yang bisa mempertemukan kita. #asyek.

**

Banyak ilmu baru dan pengalaman baru yang saya pribadi dapat dengan ikut acara keren ini. Dari bagaimana teknik menulis kreatif di blog, bagaimana memotivasi diri sendiri untuk selalu semangat dan kontisten berkarya melalui blog, hingga kenalan dengan teman baru yang saya anggap sebagai keluarga sendiri.

Terima kasih Bang Ubay udah ngajak ke acara keren ini. Juga Kominfo Padang yang kasih kesempatan kepada saya untuk menyerap ilmu yang disampaikan. Semoga acara-acara bermanfaat seperti terus ada dan rutin dilakukan. Dan satu hal, saya siap diundang lagi. Hehehe.

Sumber Gambar : Freepik



BERUBAH HALUAN KARENA SERTIFIKASI

September 18, 2017
Sebelum lanjut, boleh lah kita kaji ulang lagi sertifikasi itu apa? 

Sertifikasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti penyertifikatan. Boleh dibilang bahwa sertifikasi itu adalah sebuah pengakuan. Tentunya secara resmi.

Semakin kesini, warga Indonesia semakin pintar dalam berbagai hal. Kita tentu sebelum melakukan sesuatu, membeli sesuatu atau memutuskan sesuatu, sertifikasi menjadi salah satu faktor apakah kita jadi melakukan, membeli atau memutuskan sesuatu tadi. Aduhh, ribet banget bahasanya. Contoh nya saya kalo beli makanan harus lihat udah tersertifikasi halal atau belum.

Mei kemaren, setelah selesai Ujian Nasional, saya sibuk dengan pertanyaan : mau kuliah di mana? Begitu banyak pilihan—dari negeri hingga swasta—begitu banyak jurusan yang ditawarkan membuat saya bingung untuk milih salah satu yang akan jadi jalan hidup saya kedepannya. Setelah bergulat dengan macam-macam hal, saya akhirnya sampai pada pilihan pertama, universitas apa? Jawabnya Universitas Negeri Padang.

Oke. Masalah pertama selesai. Lantas, pertanyaan kedua bergentayangan : mau milih jurusan apa? Bagi saya pribadi, ini juga sama memusingkannya dengan milih universitas mana. Saya yang masih ragu tentang passion saya di mana sebenarnya, hingga begitu banyaknya hal yang saya ingin pelajari dan ketahui lebih lanjut membuat saya jadi sulit untuk mengambil keputusan final.

Di sini lah peran sertifikasi “membantu” saya.

Ada beberapa jurusan yang saya minat ingin mempelajarinya lebih lanjut. Pertama, sastra Indonesia (karena saya suka membaca). Kedua, Manajemen (karena saya ingin jadi entrepreneur suatu hari kelak). Ketiga, Teknik Informatika (yang memang menjadi basic saya dari awal—nggak basic juga sih sebenarnya). 

Saya berpikir tentang skala prioritas mana yang ingin saya penuhi kedepannya, saya mempertimbangkan ketiga jurusan di atas, kemudian mengurutkan mereka dari minat yang benar sungguh-sungguh saya ingin jalani. 

Dan jurusan yang saya pilih adalah : Manajemen. Kok labil banget sih?

Salah satu faktor yang bikin saya kuat dan yakin untuk memilih Manajemen sebagai rumpun keilmuan saya nantinya adalah apalagi kalau bukan : sertifikasi.

Waktu itu, Teknik Informatika masih tercatat dengan sertifikasi C. Sementara, Manajemen udah sertifikasi A. Bukan bermaksud merendahkan, tapi, bagi saya pribadi sertifikasi emang jadi bahan pertimbangan yang porsinya besar. Jadilah saya sekarang menjalani masa awal kuliah di jurusan Manjemen. Semoga terus nyaman dan lancar. Amin.

Apakah sertifikasi hanya untuk itu doang?

Hidup ini terbentuk atas banyak pertimbangan-pertimbangan bukan? Dari kasus tadi pertimbangan untuk memilih universitas dan jurusan, pertimbangan untuk milih oli buat motor kesayangan, pertimbangan untuk milih mie samyang di supermarket, hingga pertimbangan milih pacar. Oke, poin terakhir itu boleh dicoret.

Untuk memutuskan pertimbangan itu, sertifikasi adalah salah satu faktornya. Sertifikasi penting untuk kita sebagai konsumen sebelum membeli makanan : halal atau nggak, tersertifikasi Kementrian Kesehatan atau nggak. Sertifikasi penting bagi kita dalam memilih universitas dan jurusan. Sertifikasi penting bagi saya—juga kamu—sebagai blogger untuk kursus web design. 

Sebagai blogger, teknologi terus mendesak saya untuk terus belajar, khususnya dalam web design. Saya akhirnya berpikir untuk mencoba mencari lembaga kursus yang kompeten di bidangnya, dan tentu saja sudah tersetifikasi resmi. Untung ada google jadi saya mudah ding nge­-searchnya. 


Lalu di mana lembaga kursus web design dan program yang kompeten dan sudah tersetifikasi?
Jawabannya adalah DUMET SCHOOL.

DUMET School adalah lembaga kursus terbaik dan terpercaya dalam bidang Web Master, Web Programming, Web Design , Digital Marketing dan Graphic Design. Kenapa terpercaya? Karena lebih dari 3000 orang sudah “mencicipi” kursus di DUMET School, mulai dari pelajar, mahasiswa, dosen, staff profesional dan pemilik bisnis. 


DUMET School sudah ibarat guru private karena muridnya benar-benar dimanjakan. Kalaupun kita belum begitu paham tentang materinya, DUMET School siap membantu dan menjelaskan materi itu dari awal. SAMPAI BISA deh pokoknya.


Dan yang paling saya suka adalah GRATIS KONSULTASI untuk semua murid : yang sudah luluspun juga. Serasa jadi anak bungsu, ya! Dimanjain terus.



KENAPA 3000+ ORANG MILIH DUMET School?






MASIH RAGU???
INI YANG KAMU DAPATKAN SETELAH MENDAFTAR...



TERSERTIFIKASI
Dengan No.DIKNAS

Sertifikasi itu jelas penting ya. Seperti yang kita omongin di atas tadi. Dan kerennya, DUMET School juga sudah tersertifikasi DIKNAS loh! Setelah lulus nanti, kita bakalan dikasih Sertifikat Resmi. Asyikk! Selain skill kita terjamin, kita juga diakui karena punya sertifikat resmi.

INI KATA MEREKA!!







BIAYANYA BERAPA NIH?
(ADA JAMINAN 100% MONEY-BACK LOH!)





DAFTARNYA DI SINI..




ADA DISSSKOOON BAGI PENGGILA DISKON!




TUNGGU APA LAGI?

Sertifikasi itu penting, karena sertifikasi sebuah pengakuan. Tentunya juga sebuah penghargaan. Segala bidang di jaman now ini, sudah seharusnya ter-sertifikasi. Termasuk memilih kursus. DUMET School melengkapi semua itu.

Mikir apa lagi ya? Udah dimanjain gitu! Buruan daftar, apalagi ada diskon SEPTEMBER CERIA. Lumayan 25%.  Eipppsss!!! Nggak itu aja, kamu bisa dafatr KELAS GRATIS dulu kok! Klik link ini :



DUMET School yang TERBAIK, yang TERSERTIFIKASI! ❤❤


Referensi dan gambar : www.dumetschool.com
Video : Youtube DUMET School
 
Designed By OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates